- Bulan depan akan ada lomba -lomba FLS3n jangan lupa saksikan
- Praktik Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di SMP Negeri 22 Purworejo Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
- Bupati Purworejo Kukuhkan 128 Kepala Sekolah, Tekankan Profesionalitas dan Patuh Regulasi
- EVALUASI ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BAGI KS & GURU TK BERSERTIFIKASI
- SD Negeri 1 Pangenjurutengah Gelar Kreativitas Siswa
- Pelaksanaan TUC dan ASTS di SMP Negeri 29 Purworejo berjalan sukses
- SISWA SISWI SDN SINDURJAN PERINGATI HARI KARTINI DENGAN MERIAH
- Peringatan Hari Lahir RA Kartini di SDN Sidomulyo
- SD Negeri Donorati peringati hari kartini dengan lomba bernyanyi
- Keseruan Pawai Pakaian Adat SDN Munggangsari dalam Memperingati Hari Kartini 2026
Cegah Bullying, Kekerasan Di Sekolah dan Intoleransi, SMP Negeri 12 Purworejo adakan Sosialisasi.

Maraknya pemberitaan tentang bullying, kekerasan di sekolah dan sikap-sikap intoleransi menjadi berita viral dimedia sosial. Hal ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Tidak hanya orang tua, masyarakat bahkan sampai pengamat pendidikan dan organisasi pendidikan dunia.
Dari hasil analisis asesmen Nasional diperoleh data bahwa 34,5% atau 1 dari 3 anak sekolah berpotensi mengalami kekerasan seksual. 26,9 % atau 1 dari 4 siswa mengalami hukuman fisik. 36,31 % atau 1 dari 3 siswa berpotensi mengalami perundungan baik berupa pelecehan verbal, pelecehan fisik, pelecehan sosial, pelecehan emosional.
Tindakan bullying dan kekerasan di sekolah berdampak pada emosional dan mental, terganggunya kesehatan mental, gangguan fisik, performa akademik yang kian menurun, serta berakibat pula pada gangguan hubungan sosialnya. Sedangkan tindakan intoleransi akan berdampak terjadinya perpecahan, terjadi konflik antar kelompok, ras, suku agama, kurangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Mengingat pentingnya sosialisasi pencegahan ketiga hal tersebut diatas, SMP Negeri 12 Purworejo telah mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying, kekerasan di sekolah dan intoleransi pada hari Jumat 27 Oktober tahun 2023.
Acara sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas VII berjumlah 192 siswa, dengan didampingi oleh seluruh guru 39 orang, wali kelas VII berjumlah 6 personil, perwakilan orang tua siswa, komite sekolah, warga masayarakat sekitar. Hadir pula dua orang nara sumber yaitu dari kantor Kemenag Kabupaten Purworejo dan Kejari Kab Purworejo.
“Pencegahan Intoleransi di sekolah disampaikan oleh Bapak Dr. Uan Abdul Hanan, M.SI dari kantor Kemenag Kabupaten Purworejo. Sedangkan Ibu Deagatya Gilang Dui Putranti, SH dari Kejaksaan Republik Indonesia kab Purworejo, menyampaikan tentang Penyuluhan Hukum Bagi Siswa Sekolah terhadap perilaku perundungan dan kekerasan terhadap anak. Acara di akhiri dengan penandatanganan deklarasi oleh semua pihak yang hadir, sebagai bukti telah sepakat berkomitmen untuk memerangi perundungan dan tindak kekerasan serta sikap intoleransi di SMP Negeri 12 Purworejo.
Tentunya kegiatan sosialisasi ini akan meningkatkan terwujudnya sekolah yang nyaman, aman dan menyenangkan sebagai temapat pendidikan, yang kelak akan melahirkan generasi-generasi yang tangguh, humanis dan berkarakter baik.
