- DIKLAT GURU PENDIDIKAN PANCASILA
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo berupaya secepatnya memenuhi kebutuhan Kepala Sekolah
- Disaksikan Korwilcambidik Bruno, 110 Pramuka Garuda Dilantik
- Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo Naik Klasifikasi Museum Tipe B
- Apel Pagi Senin, 26 Januari 2026: Penegasan Disiplin ASN dan Percepatan Kinerja
- Verifikasi SPJ BOP PAUD Tahap 2 Tahun 2026 di Kecamatan Grabag
- Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan Ikuti Peningkatan Kompetensi ASN yang Diselenggarakan PGRI Cabang Bagelen
- MONEV BOP PAUD TAHAP 2 TAHUN ANGGARAN 2025
- Jajaran Pengawas SMP Lakukan Supervisi di SMPN 16 Purworejo
- RAMAINYA KERJA BAKTI MENATA ARSIP
DIKLAT GURU PENDIDIKAN PANCASILA

Purworejo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M, secara resmi membuka kegiatan Diklat Guru Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di SMP Muhammadiyah Purworejo. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo sebagai upaya peningkatan kualitas pendidik di jenjang SMP.
Diklat tersebut diikuti oleh 50 guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang berasal dari SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya peran guru Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter, nilai kebangsaan, serta penguatan profil pelajar Pancasila pada peserta didik.
Kegiatan diklat ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi guru, sekaligus memberikan wawasan dan pemahaman baru terkait strategi, metode, serta pendekatan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Diharapkan, melalui kegiatan ini para guru mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, serta mendorong terwujudnya pembelajaran yang berkelanjutan di sekolah masing-masing.
Dengan terselenggaranya diklat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo berharap para guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara optimal sehingga pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi lebih efektif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.
