- Technical Meeting Festival Hadroh Kabupaten Purworejo 2026
- Forum OPD Dindikbud bertema Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- VERIFIKASI BANTUAN HIBAH BIDANG PENGELOLAAN DAN PERIZINAN PENDIDIKAN TAHUN 2026
- PEMBINAAN PPPK PARUH WAKTU DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Penutupan Diklat YAYASAN ISHK TOLARAM
- Grup Karawitan Laras Mudha Manuhara SMP Negeri 4 Purworejo Pukau Penonton di Pendopo Kabupaten
- EVALUASI BOSP 2025 DAN SOSIALISASI BOSP 2026
- Supervisi Pengawas Pendidikan di SMP Negeri 22 Purworejo Dukung Peningkatan Mutu Pembelajaran
- Kunjungan Penasehat Menteri Bidang Pelestarian Sejarah dan Pengembanhan Budaya Kemaritiman di Museum Tosan Aji
- Aula Wilcambidik Bruno Menjadi Tempat Persiapan Lomba Pramuka Garuda
Forum OPD Dindikbud bertema Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pada hari Rabu, 11 Februari 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah (Forum OPD) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Purworejo Tahun 2027. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah”. Forum OPD dilaksanakan sebagai wadah sinkronisasi dan harmonisasi usulan program serta kegiatan perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Bapak Much Dahlan, S.E. dari Komisi IV, serta perwakilan perangkat daerah terkait dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Bapak Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M. menyampaikan bahwa dalam Rancangan Awal (Ranwal) Renja Dindikbud Tahun 2027 telah diusulkan berbagai program dan kegiatan yang memiliki daya ungkit strategis untuk mendukung pencapaian visi dan misi Bupati, termasuk program unggulan “Pitulungan”, khususnya pada program “Pinter Bocahe”. Beliau menegaskan bahwa saat ini masih banyak satuan pendidikan, baik SD maupun SMP, yang kondisi sarana dan prasarananya memerlukan rehabilitasi guna menjamin kenyamanan dan keselamatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan Surat Edaran Bupati, masih terdapat usulan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah yang belum terakomodasi pada perencanaan sebelumnya. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan kembali mengusulkan kebutuhan tersebut dengan tetap memperhatikan skala prioritas. Upaya ini dinilai sejalan dengan tema pembangunan daerah, khususnya pada aspek penguatan infrastruktur. Selain itu, beliau juga menekankan ketentuan bahwa belanja infrastruktur layanan publik minimal sebesar 40% dari APBD, sehingga sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pemenuhan target tersebut.
Selanjutnya, dalam arahan yang disampaikan oleh Ibu Heny Puspitowati, S.IP, M.Si selaku perwakilan Bapperida, ditegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran strategis dalam mendukung visi dan misi Bupati, khususnya visi religius melalui program pembentukan anak yang beriman dan berkepribadian, serta penyelenggaraan pelayanan pendidikan agama bagi peserta didik sesuai dengan agama yang dianut. Sehubungan dengan hal tersebut, Dindikbud diharapkan dapat menyusun regulasi pendukung sebagai landasan implementasi program-program dimaksud.
Terkait usulan pembangunan maupun rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan, Bapperida menekankan agar pengusulan dilakukan secara selektif dan berbasis skala prioritas, dengan mempertimbangkan keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Melalui Forum OPD ini diharapkan terwujud kesepahaman dan sinergi antarperangkat daerah dalam merumuskan program dan kegiatan yang tepat sasaran, efektif, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Purworejo Tahun 2027.
