- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya

Senin 2 Juni 2025 SD N Tambakrejo gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025. Dengan menampilkan Burung Garuda Pancasila sebagai elemen utama, sebuah simbol kenegaraan yang sarat
makna filosofis, historis, dan ideologis. Garuda bukan hanya lambang negara,
tetapi representasi dari jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang merdeka,
bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Dalam konteks peringatan ke-80 tahun Hari Lahir Pancasila, keberadaan lambang
Garuda menjadi pengingat akan proses historis pembentukan Pancasila: mulai dari
pidato Sukarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta 22 Juni 1945, hingga rumusan
final pada 18 Agustus 1945. Tiga fase tersebut merupakan satu kesatuan proses
ideologis bangsa.
Sebagai lambang negara, Garuda mencengkeram pita bertuliskan
“Bhinneka Tunggal Ika”, semboyan yang merepresentasikan fungsi Pancasila
sebagai “meja statis”, yakni pemersatu bangsa yang majemuk. Sayap Garuda yang
membentang melambangkan semangat kemerdekaan dan cita-cita luhur, selaras
dengan peran Pancasila sebagai “bintang penuntun” menuju masa depan Indonesia
Raya.
Tema resmi tahun ini, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju
Indonesia Raya” juga tercermin. Garuda digambarkan dengan tegas dan dinamis,
merepresentasikan karakter bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian,
yang mampu menghadapi tantangan global dengan tetap berpijak pada akar
budayanya sendiri.
Elemen visualnya juga menggambarkan semangat:
- Gotong royong dan kesederhanaan sebagai nilai sosial;
- Keteladanan dan etika penyelenggara negara, sebagai cerminan nilai moral dan
profesionalisme berbasis Pancasila; dan
- Kemandirian ekonomi dan pendidikan berkarakter, sebagaimana
ditekankan dalam revitalisasi sistem ekonomi dan pendidikan nasional.
