- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
Musda Dewan Kesenian Purworejo tahun 2025 dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, SSTP., MM membuka kegiatan MUSDA Dewan Kesenian Purworejo (DKP) tahun 2025, Minggu, 22 Juni 2025 di Gedung Kesenian WR. Soepratman, Purworejo.
Bertujuan untuk memilih pengurus baru Dewan Kesenian Purworejo (DKP) dan membahas program kerja organisasi ini dihadiri oleh Plt. Kepala DINDPORAPAR Bangun Erlangga Ibrahim, SSTP., MM., Ketua DKP Slamet Anom Susilo, Pengurus DKP, perwakilan unsur komite seni, seniman dan tokoh masyarakat
Mewakili Bupati Purworejo, Plt. Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, SSTP., MM. pada sambutannya menyampaikan, "Musda merupakan momentum strategis untuk memperkuat kelembagaan, menyusun arah baru, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengembangan seni dan budaya di Purworejo".
"Bahwa Kabupaten Purworejo memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari kesenian tradisional seperti dolalak, jaran kepang hingga geliat seni modern yang semakin berkembang dikalangan generasi muda. Keberagaman dan kekayaan inilah yang harus kita jaga dan dorong agar menjadi kekuatan budaya lokal yang hidup, berdaya, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah", ujarnya.
Harapannya reorganisasi ini dapat membawa perubahan yang harus disesuaikan empat tahun ke depan serta pemimpin terpilih bisa menjadi mitra Pemkab dalam meningkatkan kualitas seni yang ada di tengah perkembangan teknologi.
