- PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2026 PEGAWAI DINDIKBUD SEBAGAI PETUGAS UPACARA
- Penguatan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala dan Guru PAUD Kabupaten Purworejo
- Senin pagi apel mingguan pegawai dindikbud dilaksanakan
- KEGIATAN BELAJAR BERSAMA MUSEUM PELATIHAN SENI MACAPAT
- SMP Negeri 36 Purworejo gelar peringatan maulud Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah
- MAPSI 2026 tingkat kabupaten purworejo digelar
- DINDIKBUD Berpartisipasi dalam Kegiatan Baksos dan Resik-resik Goa Seplawan
- Tingkatkan Mutu Pendidikan Non Formal, BBPMP Jawa Tengah dan Dindikbud Purworejo Gelar Rakor Gugus Kendali Mutu
- Dindikbud Purworejo Persiapkan Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026
- Dindikbud Kab Purworejo ikut pamerkan Museum Tosan Aji di Gedung Budaya Suryani Sukoharjo
Otpimalisasi data upaya meningkatkan penyajian data akurat

Data merupakan sumber utama untuk menentukan arah kebijakan, tanpa data yang akurat pekerjaan yang akan dilaksanakan tentunya tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu yang ditangani di DInas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo adalah data terkait dengan sekolah. Mulai dari jumlah satuan pendidikan, peserta didik sampai dengan kondisi bangunan sekolah yang ada di kabupaten Purworejo. Semua termaktub dalam metode aplikasi pendataan yaitu dapodik. Dari dapodik ini diharapkan segala data kebutuhan yang akan dilaksanakan mendatang dapat diprediksikan baik segi anggaranya ataupun target capaian kinerjanya.
Untuk itu dalam mendukung program dan kegiatan yang akan datang perlu dilakukan verfikasi validasi data agar data semakin optimal pengelolaanya. Melalui para koordinator kecamatan yang mewakili teman-teman operator dapodik tingkat satuan pendidikan, Dinas pendidikan Kepemudaan dan olahraga kabupten Purworejo berusaha menggali dan mengoptimalkan data di tingkat satuan pendidikan. Validasi data peserta didik, data kondisi sarana prasarana serta data tenaga pendidikan kependidikan yang ada di setiap satuan pendidikan diharapkan mampu menyajikan sumber data yang akurat akuntabel dan terpercaya.
Sebagaimana dalam rangka menerapkan standar pelayanan minimal dalam urusan pendidikan bahwa disebutkan warga usia sekolah diharapkan terlayani untuk mendapatkan haknya mengenyam pendidikan sampai 9 tahun. Dengan demikian tidak ada lagi masyarakat usia sekolah yang tidak mendapatkan haknya untuk bersekolah. Melalui optimalisasi data ini diharapkan ditemukan data usia sekolah yang belum terlayani haknya untuk bersekolah
