- KADINDIKBUD HIMBAU ASN UNTUK TERTIB EKINERJA
- Sosialisasi Dapodik jenjang SMP sekabupaten purworejo penutup kegiatan yang berlangsung sebulan
- Semarakan HUT ke 81 Kemerdekaan RI Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Jalan Santai
- APEL ISTIMEWA PERSIAPAN TUGAS PANITIA KARNAVAL DINDIKBUD
- Sosialisasi Dapodik percepat pemutakhiran menjelang cut off
- Karnaval ke 2 HUT ke-81 RI tahun 2026 kabupaten Purworejo Sukses Digelar
- Karnaval ke 2 kabupaten purworejo jenjang SDMI SMPMTs SMAK Tahun 2026 dipersiapkan tim Dindikbud
- Dindikbud Purworejo Ikuti Pembukaan Pelatihan BCKS Jawa Tengah
- DINDIKBUD SUKSES MENJADI PANITIA KARNAVAL KATEGORI TK/PAUD
- FINAL CHEKING PERSIAPAN KARNAVAL DINDIKBUD
Peringati Hari Anak Nasional dengan kegiatan yang dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kenyamanan

"Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045". Itulah tema Peringatan Hari Anak Nasional. Setiap tahunnya, bangsa Indonesia memeringati Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli. Hari Anak Nasional menjadi momen istimewa untuk melindungi dan membina generasi muda. Peringatan Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli memiliki sejarah yang cukup panjang dalam pelaksanaannya.
SMP Negeri 26 Purworejo memeringati Hari Anak Nasional dengan berbagai kegiatan yang dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kenyamanan, baik antar murid maupun antara murid dengan guru.
Sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Kabupaten Purworejo, rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional di SMP Negeri 26 Purworejo diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesian Raya, Mars Purworejo, dan Mars SMP Negeri 26 Purworejo. Merangkai kegiatan selanjutnya adalah senam Anak Indonesia Hebat, dan dilanjutkan dengan permainan tradisional. Berbagai permainan tradisional yang lakukan meliputi gobag sodor memakai topeng punakawan, congklak, cublak-cublak suweng, lompat karet, suda manda, dakon, dan petak umpet. Selain itu juga ada permainan yang dilombakan untuk seluruh kelas, yaitu layangan dan kolase.
Rangkaian kegiatan yang berikutnya adalah makan bersama yang dilaksanakan di masing-masing kelas secara serentak dengan wali kelas masing-masing. Siswa dan guru membawa bekal berupa makanan sehat yang terdiri atas nasi, sayur, lauk, dan air putih. Pembiasaan etika makan dari hal yang paling sederhana mulai dari mencuci tangan sebelum makan, berdoa, dan sikap makan diterapkan pada saat makan bersama antara murid dan wali kelas. Selain itu, makan makanan sehat dan bergizi juga menjadi sasaran dari sekolah dalam menerapkan butir keempat dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
