- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
SDN Bencorejo Ikuti Manasik Haji For Kids, Sebuah Pengalaman Religius yang Mengesankan

Purworejo, 24 Mei 2024 — Suasana Lapangan Desa Golok, Kecamatan Banyuurip, pagi ini tampak semarak oleh antusiasme ratusan siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan Manasik Haji For Kids. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (24/5) ini merupakan hasil kolaborasi KKG PAI Banyuurip dengan SDIT Salsabila 5, dan diikuti oleh 502 siswa dari berbagai SD se-Kecamatan Banyuurip, termasuk SDN Bencorejo.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Kepala Desa Golok, serta Kasi Pakis Kemenag Purworejo, Bapak Ismu Hayadi, SH. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa bisa menjadi percontohan bagi KKG PAI di kecamatan lainnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk lebih memahami rukun Islam, khususnya ibadah haji. Dan semoga kelak mereka benar-benar bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci,” ungkapnya.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian manasik, mulai dari thawaf mengelilingi replika Ka'bah, sai antara bukit Shafa dan Marwah, hingga praktik melempar jumrah. Dengan pendampingan para guru dan panitia, setiap prosesi dijalankan dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Kepala SDN Bencorejo Bp. Bambang Widyo Pramono, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran langsung yang sangat penting dalam menanamkan pemahaman syariat Islam sejak dini.
“Ini adalah pengalaman spiritual yang akan diingat anak-anak. Tidak hanya sebagai pelajaran, tapi juga sebagai motivasi untuk kelak menunaikan haji yang sesungguhnya,” ujarnya.
Kegiatan manasik ini pun mendapat sambutan positif dari para orang tua dan masyarakat sekitar. Mereka mengapresiasi upaya para guru dan panitia dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak.Dengan terselenggaranya Manasik Haji For Kids ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang religius, cerdas, dan memiliki semangat untuk menunaikan ibadah sesuai ajaran Islam sejak dini.
