- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo berupaya secepatnya memenuhi kebutuhan Kepala Sekolah
- Disaksikan Korwilcambidik Bruno, 110 Pramuka Garuda Dilantik
- Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo Naik Klasifikasi Museum Tipe B
- Apel Pagi Senin, 26 Januari 2026: Penegasan Disiplin ASN dan Percepatan Kinerja
- Verifikasi SPJ BOP PAUD Tahap 2 Tahun 2026 di Kecamatan Grabag
- Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan Ikuti Peningkatan Kompetensi ASN yang Diselenggarakan PGRI Cabang Bagelen
- MONEV BOP PAUD TAHAP 2 TAHUN ANGGARAN 2025
- Jajaran Pengawas SMP Lakukan Supervisi di SMPN 16 Purworejo
- RAMAINYA KERJA BAKTI MENATA ARSIP
- Sosialisasi Perpajakan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo
SEMPAT VAKUM SAAT PANDEMI COVID-19, MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 8 AKTIFKAN KEMBALI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SDN 1 MLARAN

Di SDN 1 Mlaran, semenjak pandemi Covid-19 seluruh kegiatan pembelajaran dialihkan menjadi daring. Tak terkecuali kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang terkendala pelaksanaanya sehingga sempat vakum beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, melihat situasi yang dinilai sudah kondusif, mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 8 meminta izin kepada pihak sekolah dan berinisiatif untuk mengaktifkan kembali kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SDN 1 Mlaran yang beralamat di Desa Mlaran, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ekstrakurikuler tersebut dimulai di minggu pertama bulan September 2024, yang dibimbing langsung oleh 3 mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 8. Kegiatan pramuka ini merupakan ekstrakurikuler wajib yang harus diikuti oleh kelas 3, 4, 5, dan 6 setiap hari Jumat. Kepala Sekolah dan guru-guru sangat mendukung dan mengapresiasi partisipasi dari mahasiswa tersebut.
Tidak hanya itu, terlihat para siswa juga cukup antusias saat mengikuti ekstrakurikuler pramuka tersebut. Pasalnya, kegiatan pramuka ini sangat asik dan menyenangkan. Tidak hanya diberikan materi saja, siswa juga diberikan beberapa permainan yang menekankan pada sikap kebersamaan dan gotong royong. Dalam berinteraksi-pun menggunakan kata kakak dan adik yang mau memberikan keakraban dan kehangatan relasional.
Terdapat banyak hal positif yang didapatkan dari kegiatan pramuka ini. Diantaranya pembentukan karakter yang kuat, seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan rasa hormat, pengembangan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan cinta pada alam sekitar. Pramuka juga dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini karena siswa didorong untuk mandiri, berpikir kritis, dan mengambil inisiatif dalam berbagai situasi. Hal ini dirasa penting sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
