- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
SMP Negeri 28 Purworejo Gelar Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dengan Tema Penanggulangan Wabah Demam Berdarah

Purworejo, 26 April 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana, SMP
Negeri 28 Purworejo menggelar kegiatan edukatif bertema “Penanggulangan terhadap
Wabah Demam Berdarah” pada Sabtu pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah,
termasuk kepala sekolah, para guru, dan siswa-siswi SMP Negeri 28 Purworejo.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga 10.30 WIB di lingkungan sekolah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 28 Purworejo, Bapak Kumpul, S.Pd.,
MM.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan
seluruh warga sekolah dalam menghadapi ancaman penyakit, khususnya demam berdarah
yang kerap meningkat di musim hujan.
Sebagai acara inti, pihak sekolah menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas
Sruwohrejo, Kecamatan Butuh, sebagai narasumber. Para siswa mendapatkan penjelasan
tentang penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan demam berdarah. Selain itu,
mereka diajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menerapkan
prinsip 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) untuk memberantas sarang nyamuk.
Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif, dimana siswa-siswi aktif bertanya dan berdiskusi
dengan narasumber. Harapannya, melalui kegiatan ini, kesadaran para siswa terhadap
pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat semakin meningkat, serta mampu diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini menjadi momentum penting bagi SMP
Negeri 28 Purworejo untuk membangun budaya siaga dan tanggap terhadap ancaman
penyakit, demi menjaga kesehatan seluruh warga sekolah.
