- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
SMP NEGERI 32 PURWOREJO PEDULI KESEHATAN REMAJA (PKPR)

Remaja merupakan investasi masa depan bangsa, juga merupakan generasi penerus yang produktif dan sangat berharga bagi kelangsungan pembangunan dimasa mendatang. Perkembangan teknologi informasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang sangat pesat selain membawa dampak positif bagi peradapan manusia khususnya remaja namun juga membawa dampak negatif. Dampak yang ditimbulkan antara lain mengubah norma-norma, nilai serta gaya hidup remaja. Semua itu dapat menimbulkan masalah remaja termasuk kesehatan remaja, karena sebagian besar masalah kesehatan ditentukan oleh gaya hidup mereka. Disamping itu masa remaja merupakan masa bagi seseorang mudah menerima pengaruh dari lingkungan terutama teman sebaya.
Berdasarkan hal tersebut SMP Negeri 32 Purworejo bekerja sama dengan Puskesmas Winong Kecamatan Kemiri melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), yaitu suatu kegiatan untuk memberikan penyuluhan kepada remaja agar dapat membantu remaja mengatasi masalah termasuk masalah kesehatan. Kegiatan dikemas dengan teknik yang menyenangkan yaitu disajikan melalui games dan permainan. Alasannya supaya peserta lebih tertarik dan tidak bosan mengikutinya.
Setelah mengikuti kegiatan diharapkan peserta dapat memberikan konselor kepada siswa yang lain agar dapat berperilaku yang baik dan sehat sehingga terhindar dari masalah-masalah remaja,
