- Hari Ketiga Pelatihan Verifikasi dan Validasi Data SPMB Jenjang SD Tahun 2026 Digelar di UPT SPNF Purworejo
- Sosialisasi SPMB Tahun 2026 Kabupaten Purworejo Digelar di berbagai tempat
- SMP Negeri 22 Purworejo Gelar Sosialisasi ASAJ, Siapkan Siswa Hadapi Penilaian Akhir Jenjang
- Seluruh Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Ikuti Upacara Hardiknas 2026
- Dindikbud Purworejo Gelar Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026
- Bulan depan akan ada lomba -lomba FLS3n jangan lupa saksikan
- Praktik Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di SMP Negeri 22 Purworejo Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
- Bupati Purworejo Kukuhkan 128 Kepala Sekolah, Tekankan Profesionalitas dan Patuh Regulasi
- EVALUASI ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BAGI KS & GURU TK BERSERTIFIKASI
- SD Negeri 1 Pangenjurutengah Gelar Kreativitas Siswa
SMP Negeri 4 Purworejo Lestarikan Kearifan Lokal dengan Batik Ecoprint
PURWOREJO - SMP Negeri 4 Purworejo menggelar kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembuatan batik ecoprint dengan teknik pounding. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 22 Februari 2025.
Dalam kegiatan ini, setiap kelas dibagi menjadi 4 kelompok yang beranggotakan 8 siswa. Pada P5 kali ini, tidak hanya membuat batik ecoprint, sebelumnya siswa sudah mempelajari dan praktik membuat batik jumputan. Kegiatan kedua yaitu pembuatan batik ecoprint dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan kulit kayu. Teknik pounding dipilih karena dianggap paling mudah dan aman bagi siswa.
"Kami memilih teknik pounding karena teknik ini tidak memerlukan bahan kimia yang berbahaya dan mudah dipraktikkan oleh siswa. Selain itu, teknik ini juga menghasilkan motif batik yang unik dan menarik.", kata Dinah Irfani selaku koordinator P5 tema kearifan lokal kali ini.
Hasil dari pembuatan batik ecoprint ini akan dipamerkan pada acara gelar karya yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Februari 2025. Gelar karya ini akan menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan hasil kreativitas mereka dalam melestarikan kearifan lokal.
Enang Kuncoro selaku Waka Kurikulum ditemui di sela-sela kegiatan, mengatakan bahwa sekolah berharap dengan adanya kegiatan P5 dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya melestarikan kearifan lokal. Selain itu, pihak sekolah juga berharap kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa.
Setelah kegiatan pembuatan batik ecoprint, siswa masih secara berkelompok membuat kuliner nusantara dengan ketentuan setiap kelompok membuat makanan dan minuman. Siswa dibebaskan memilih makanan dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil dari praktik yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 20 Februari selanjutnya dipamerkan pada gelar karya di siang harinya.
Rangkaian kegiatan P5 ini merupakan salah satu upaya SMP Negeri 4 Purworejo untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen sekolah dalam melestarikan kearifan lokal.
