- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
Sosialisasi dan Pemberian Beasiswa ATS dan ABPS Secara Simbolis Kepada Siswa SD, SMP, dan Kesetaraan

Pada hari Kamis, tanggal 27 November 2025 di Aula A dan B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosilisasi sekaligus pemberian beasiswa secara simbolis. Beasiswa dimaksud diberi nama Beasiswa kepada Anak Tidak Sekolah (ATS) yang Kembali Bersekolah dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS) yang Bersumber dari Perubahan APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2025.
Penerima beasiswa ini ada 164 siswa dengan rincian 46 siswa SD, 45
siswa SMP, dan 73 siswa kesetaraan. Siswa SD menerima beasiswa Rp900.000,- persiswa pertahun, sedangkan siswa SMP dan siswa Kesetaraan mendapat beasiswa Rp1.000.000,- persiswa pertahun.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa beasiswa ini digunakan untuk memenuhi keperluan siswa agar dapat mengikuti pembelajaran dengan tenang dan nyaman. Misalnya untuk membeli baju, tas, sepatu, dan lain sebagainya.
Pada sosialisasi kali ini hadir narasumber dari Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo. Bapak H. Much Dahlan, S.E. menegaskan pentingnya pemberian beasiswa sebagai upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan. Bapak Ivan Fatchan Gani Wardana, S.E. lebih menyoroti pencegahan lost generation. Beliau juga menyampaikan bahwa perlu sigergitas antara sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta DPRD dalam mengentaskan ATS dan ABPS.
