- Festival Hadroh dalam Rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- TADARUS AL-QUR’AN DALAM RANGKA MENGISI KEGIATAN BULAN RAMADHAN SMP NEGERI 15 PURWOREJO
- Kegiatan Tadarus Al-Qur’an dan Hafalan Juz Amma di SD Negeri Donorati
- SD Negeri Kaliwatukranggan Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2026
- SDN Pangengudang ramaikan gerakan ASRI
- Kegiatan Rutin selama Ramadhan: Guru dan Siswa SDN Piji Melaksanakan Salat Duha serta Tadarus Bersama
- SOSIALISASI PENYUSUNAN SK PENETAPAN ANGKA KREDIT KONVERSI JABATAN FUNGSIONAL GURU
- Kajian Ramadan SMP Negeri 17 Purworejo: Menguatkan Iman, Menata Jiwa, Menjemput Ampunan
- Persiapan Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026 2027 mulai dibeda juknisnya
- GUNA MENINGKATKAN IMAN DIDIKBUD GELAR PENGAJIAN RAMADHAN 1447 H MINGGU I TAHUN 2026
Sosialisasi dan Pemberian Beasiswa ATS dan ABPS Secara Simbolis Kepada Siswa SD, SMP, dan Kesetaraan

Pada hari Kamis, tanggal 27 November 2025 di Aula A dan B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosilisasi sekaligus pemberian beasiswa secara simbolis. Beasiswa dimaksud diberi nama Beasiswa kepada Anak Tidak Sekolah (ATS) yang Kembali Bersekolah dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS) yang Bersumber dari Perubahan APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2025.
Penerima beasiswa ini ada 164 siswa dengan rincian 46 siswa SD, 45
siswa SMP, dan 73 siswa kesetaraan. Siswa SD menerima beasiswa Rp900.000,- persiswa pertahun, sedangkan siswa SMP dan siswa Kesetaraan mendapat beasiswa Rp1.000.000,- persiswa pertahun.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa beasiswa ini digunakan untuk memenuhi keperluan siswa agar dapat mengikuti pembelajaran dengan tenang dan nyaman. Misalnya untuk membeli baju, tas, sepatu, dan lain sebagainya.
Pada sosialisasi kali ini hadir narasumber dari Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo. Bapak H. Much Dahlan, S.E. menegaskan pentingnya pemberian beasiswa sebagai upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan. Bapak Ivan Fatchan Gani Wardana, S.E. lebih menyoroti pencegahan lost generation. Beliau juga menyampaikan bahwa perlu sigergitas antara sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta DPRD dalam mengentaskan ATS dan ABPS.
