- SMP Negeri 22 Purworejo Gelar Sosialisasi ASAJ, Siapkan Siswa Hadapi Penilaian Akhir Jenjang
- Seluruh Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Ikuti Upacara Hardiknas 2026
- Dindikbud Purworejo Gelar Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026
- Bulan depan akan ada lomba -lomba FLS3n jangan lupa saksikan
- Praktik Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di SMP Negeri 22 Purworejo Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
- Bupati Purworejo Kukuhkan 128 Kepala Sekolah, Tekankan Profesionalitas dan Patuh Regulasi
- EVALUASI ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BAGI KS & GURU TK BERSERTIFIKASI
- SD Negeri 1 Pangenjurutengah Gelar Kreativitas Siswa
- Pelaksanaan TUC dan ASTS di SMP Negeri 29 Purworejo berjalan sukses
- SISWA SISWI SDN SINDURJAN PERINGATI HARI KARTINI DENGAN MERIAH
SOSIALISASI GEMPUR ROKOK ILEGAL DARI DANA DBHCHT TAHUN 2024

Sosialisasi bertajuk Gempur Rokok Ilegal yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan di Lapangan Si Rondo Desa Piji Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo dihadiri oleh Bupati Purworejo Ibu Yuli Hastuti, S.H. Jumat, 31 Mei 2024.
Berbagai kegiatan dari Senam Pagi, Fun Game, Live Musik “Demi Music” dan pertunjukan seni Tari Grogal dan Kuda Lumping Sari Mudo Budoyo dari Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo serta Sosialisasi Gempur Rokok ilegal dengan menghadirkan sejumlah Narasumber diantaranya dari Bupati Purworejo, Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo, Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo, Camat Bagelen dan Kantor Bea dan Cukai Magelang yang digelar secara meriah dalam acara sosialisasi yang diberi tagline ngEBud (ngEven Budaya).
Warga dari berbagai daerah disekitar Wilayah Kecamatan Bagelen hadir guna mengikuti berbagai kegiatan menonton sajian seni budaya itu. Sejumlah dooprize juga dibagikan kepada penonton sehingga acara menjadi semaikin semarak.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Purworejo Kebudayaan Kabupaten Purworejo Wasit Diono, S.Sos. mengatakan, “bahwa sosialisasi gempur rokok ilegal sengaja digelar melalui penampilan seni budaya yang ada di Purworejo”.
“Hal itu dilakukan untuk memberikan panggung dan fasilitas bagi kelompok seni untuk tampil dihadapan masyarakat, sekaligus sebagai daya tarik bagi masyarakat untuk hadir mengikuti sosialisasi”, ujarnya.
Pihaknya berharap, gelaran sosialisasi gempur rokok ilegal ini tidak sekedar mengugurkan kewajiban. Tetapi masyarakat dapat mengetahui lebih banyak terkait aturan, ciri dan jenis rokok ilegal sehingga penggunaan rokok ilegal bisa semakin berkurang.
Berharapnya kita masih bisa mengelola kegiatan seperti ini lagi utamanya dalam memberikan panggung kepada kelompok- kelompok seni lokal yang bisa meningkatkan pendapatan bagi mereka juga pendapatan UMKM disekitarnya.
Kegiatan ini yang disiarkan secara live streaming di chanel Youtube Kebudayaan Purworejo Official.
