- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
Untuk pendidikan merata pemkab kembangkan sekolah rujukan

Pendidikan berbasis zonasi merupakan langkah pemerintah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Dengan berasaskan pendidikan untuk semua diharapkan pendidikan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan tidak memandang seperti apa dan bagaimana basic para peserta didiknya. Untuk itu penyelenggaran pendidikan yang tadinya berorientasi pada kecerdasan dan perekonomian beralih menjadi pendidikan yang merata. Satuan pendidikan favorit tidak hanya diisi oleh peserta didik yang berasal dari kaum borjuis dan intelektuis sehingga menyingkirkan masyarakat yang tidak mampu untuk ikut menikmatinya. Dengan konsep zonasi ini masyarakat sekitar satuan pendidikan favorit akan mampu menikmatinya sehingga tidak ada lagi kecemburuan sosial dimasyrakat dalam mengenyam pendidikan.
Namun untuk menciptakan pendidikan berbasis zonasi yang merata untuk semua tidak mudah terwujudkan. Banyak problematika dilapangan yang menjadi hambatanya, salah satunya yang menjadi sorotan adalah belum meratanya kualitas pelayanan yang diberikan oleh satuan pendidikan. Hal tersebut dapat dilihat semisal dalam fasilitas yang ada di setiap satuan pendidikan. Mereka yang dulu menyandang satuan pendidikan favorit tentunya mempunyai fasilitas yang memadai dibandingkan dengan satuan pendidikan yang berada dalam area jauh dari keramaian.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dalam rangka mendukung terciptanya pendidikan yang merata, mencoba memberikan yang terbaik dengan mecanangkan program kegiatan satuan pendidikan rujukan. Dalam anggaran perubahan tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Purworejo mengalokasikan 1,8 M untuk mamacu satuan pendidikan yang ditunjuk sebagai sekolah percontohan. Dengan adanya bantuan ini diharapkan muncul sekolah-sekolah lama yang berbeda kualitasnya semakin maju dan bermutu. Kegiatan ini mentargetkan di setiap kecamatan ada 1 sekolah yang menjadi percontohan atau sekolah rujukan sehingga masyarakat tidak lagi berasumsi bahwa sekolah yang bagus hanya ada dikota.
