- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
UPACARA SEKALIGUS PEMBINAAN OLEH POLSEK SMPN 13 PURWOREJO

Kapolsek Kutoarjo , AKP Sakino, S.E., di damping oleh Aiptu Daryono selaku PS kanit
Propam Polsek Kutoarjo hari ini menjadi pembina upacara bendera di SMPN 13 Purworejo,
Kecamatan Kutoarjo , Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti
oleh Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, staf, serta 450 siswa-siswi SMP N 13 Purworejo
kecamatan Kutoarjo Provinsi Jawa Tengah, 26 Mei 2025
Dalam amanatnya, AKP Sakino, S.E menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah
atas kesempatan yang diberikan. Ia juga memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa
untuk senantiasa rajin belajar, selalu disiplin, dan mematuhi tata tertib sekolah.
Poin penting lain yang ditekankan oleh Kapolsek adalah mengenai Kenakalan remaja khusus nya
tindakan criminal mengingat akhir akhir ini di kecamatan Kutoarjo banyak sekali laporan
terjadinya tindakan kriminal yang melibatkan pelajar khusus nya siswa menengah pertama.
Beliau meminta para siswa untuk dapat menjaga diri, tidak membuat masalah di luar, serta
senantiasa memegang marwah dan membawa nama baik almamater SMPN 13 Purworejo.
Menjelang kegiatan pengumuman kelulusan, Kapolsek berpesan agar siswa-siswi tidak
melakukan konvoi setelah kelulusan mengingat masih banyak yang belum memiliki SIM dan
juga belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor.
Kegiatan upacara berlangsung dengan kondusif. Para dewan guru dan siswa-siswi terlihat
antusias dan memahami maksud serta tujuan yang disampaikan oleh pembina upacara.
Kehadiran Kapolsek Kutoarjo dalam upacara ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan
institusi pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas.
