- Penutupan Diklat YAYASAN ISHK TOLARAM
- Grup Karawitan Laras Mudha Manuhara SMP Negeri 4 Purworejo Pukau Penonton di Pendopo Kabupaten
- EVALUASI BOSP 2025 DAN SOSIALISASI BOSP 2026
- Supervisi Pengawas Pendidikan di SMP Negeri 22 Purworejo Dukung Peningkatan Mutu Pembelajaran
- Kunjungan Penasehat Menteri Bidang Pelestarian Sejarah dan Pengembanhan Budaya Kemaritiman di Museum Tosan Aji
- Aula Wilcambidik Bruno Menjadi Tempat Persiapan Lomba Pramuka Garuda
- Evaluasi 2025 dan Perencanaan 2026 Pengerjaan rehab, revit
- DIKLAT GURU PENDIDIKAN PANCASILA
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo berupaya secepatnya memenuhi kebutuhan Kepala Sekolah
- Disaksikan Korwilcambidik Bruno, 110 Pramuka Garuda Dilantik
Guna kesuksesan AKM , Dindikpora gelar pelatihan Proktor

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan Pelatihan Teknis Asesmen Nasional Jenjang SD Kabupaten Purworejo
Kegiatan dilaksanakan di meeting room Hotel Sanjaya Inn pada tanggal 6-7 Oktober 2021. Pelatihan diikuti Proktor (Pengawas Ujian Berbasis Komputer) Sekolah Dasar sejumlah 35 orang.
Asesmen Nasional merupakan bagian dari kebijakan Merdeka belajar sebagai penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan. Asesmen Nasional tidak lagi berorientasi pada pencapaian peserta didik dalam menguasai konten pelajaran dan nilai ujian akhir melainkan lebih mengutamakan penguasaan kompetensi yang dapat dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Asesmen Nasional juga bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan mutu sistem pendidikan secara menyeluruh di Indonesia. Hasil Asesmen Nasional tidak lagi berdampak pada pencapaian proses belajar peserta didik akan tetapi dapat memberikan umpan balik untuk tindak lanjut pembelajaran dan kompetensi peserta didik atau sebagai dasar perbaikan kualitas pembelajaran pada tingkat selanjutnya.
Dalam menghadapi tantangan global pada pendidikan abad 21, peserta didik diharapkan menguasai berbagai kecakapan hidup yang pokok. Peserta didik harus memiliki kecakapan belajar dan berinovasi, kecakapan menggunakan teknologi informasi, kecakapan hidup untuk bekerja dan berkontribusi pada masyarakat. Selain tuntutan penguasaan kompetensi, peserta didik juga diharapkan memiliki karakter pancasila yang baik.
Beberapa karakter pelajar Pancasila yang ingin dicapai oleh peserta didik yaitu: Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia; Berkebhinekaan global; Mandiri; Bernalar kritis; Kreatif; Gotong royong
Asesment Nasional akan mengukur mutu sekolah menggunakan 3 Instrumen:
- Asesmen Kompetensi Minimum, mengukur literasi membaca dan numerisasi sebagai hasil belajar kognitif.
- Surveri Karakter, mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar non-kognitif.
- Survei Lingkungan Belajar, mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.
Hasil Asesmen Nasional nantinya akan digunakan untuk Pemetaan mutu sistem pendidikan
- Hasil Asesmen Nasional 2021 tidak digunakan untuk menilai prestasi peserta didik ataupun kinerja guru dan sekolah.
- Laporan hasil Asesmen Nasional 2021 diberikan kepada guru dan sekolah sebagai alat untuk melakukan evaluasi diri dan perbaikan pembelajaran.
- Murid, orangtua, guru dan sekolah tidak perlu cemas dan tidak perlu melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Asesmen Nasional.
Khusus untuk program pendidikan kesetaraan, Asesmen Nasional memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai alat pemetaan mutu dan ujian penyetaraan hasil belajar bagi peserta didik yang memerlukan, Yang digunakan sebagai ujian penyetaraan adalah AKM Literasi dan AKM Numerasi.
Guna kelancaran Kegiatan Assesmen Nasional, perlu diadakan Pelatihan Tekhnis bagi Proktor. Proktor adalah petugas yang menangani aspek teknis aplikasi pelaksanaan Asesmen Nasional. Pada saat pelaksanaan asesmen, setiap ruang ditangani oleh 1 orang Proktor untuk mengoperasikan aplikasi.
