- SMP Negeri 36 Purworejo gelar peringatan maulud Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah
- MAPSI 2026 tingkat kabupaten purworejo digelar
- DINDIKBUD Berpartisipasi dalam Kegiatan Baksos dan Resik-resik Goa Seplawan
- Tingkatkan Mutu Pendidikan Non Formal, BBPMP Jawa Tengah dan Dindikbud Purworejo Gelar Rakor Gugus Kendali Mutu
- Dindikbud Purworejo Persiapkan Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026
- Dindikbud Kab Purworejo ikut pamerkan Museum Tosan Aji di Gedung Budaya Suryani Sukoharjo
- GUGUS 3 GEBANG ADAKAN BIMTEK SPMI
- ASN DINDIKBUD HARUS DISIPLIN
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Inklusi
- BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI
Guna Peningkatan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan Gugus Amarta Bener adakan KKG

Guru beserta tenaga kependidikan se-Gugus Amarta menggelar kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) dengan tema Peningkatan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan di Aula SD Negeri Limbangan, Bener, Purworejo, Senin (24/01/2022). Acara dihadiri 3 Pengawas TK/SD di Wilcambidik Bener dan diikuti para guru serta tenaga kependidikan dari lima Sekolah Dasar yang tergabung di Gugus Amarta.
Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Bener, Muhlasin, S.Pd., M. M.Pd. membuka acara tersebut sekaligus memberikan sambutan serta memberikan penjelasan tentang peningkatan profesionalisme guru dan tenaga pendidikan kepada para hadirin. Pidatonya diawali dengan mengingatkan kembali pada para guru untuk berupaya maksimal mengembalikan karakter anak setelah hampir dua tahun terdampak pandemi Covid-19.
“Seiring dengan hilangnya pandemi Covid-19, mari Bapak/Ibu guru mengembalikan karakter siswa yang sudah hilang selama dua tahun terakhir, Penerapan kedisiplinan juga harus ditingkatkan di sekolah Bapak/Ibu semua, hal ini bisa dimulai dari pembiasaan upacara bendera kembali,” tuturnya.
Selain itu, dijelaskan pula tentang PTM (pembelajaran tatap muka) yang sudah bisa dilaksanakan 100% dengan jam pembelajaran normal. Beberapa aturan yang diperkenalkan kembali pada siswa adalah, jam masuk yang dimulai pukul 07.00, penggunaan seragam sekolah yang lengkap, dan sopan santun terhadap seluruh warga sekolah. Peningkatan kompetensi siswa juga perlu diperbaiki,utamanya siswa kelas III sampai dengan VI, mengingat sudah dua tahun siswa terninabobokkan oleh kegiatan BDR (belajar dari rumah) yang kurang efektif dibandingkan PTM. Pelaksanaan Ujian Sekolah 7 mata pelajaran tingkat kabupaten yang tersisa beberapa bulan lagi, menjadi tali pecut bagi guru kelas VI untuk membangkitkan kompetensi dan prestasi dalam diri siswa.
