- PESANTREN RAMADHAN BERBAGI TAKJIL SMP NEGERI 9 PURWOREJO
- PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH SMP N 25 PURWOREJO
- Pesantren Ramadhan dan Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
- MENUMBUHKAN KARAKTER BERIMAN DAN BERTAQWA KEPADA ALLAH SWT DIBULAN RAMADHAN YANG BERKAH DI LINGKUNGAN SMP NEGERI 23 PURWOREJO
- KEGIATAN RAMADHAN KHOTMIL QUR’AN DAN PERINGATAN NUZULUL QUR’AN SMP NEGERI 24 PURWOREJO
- Langkah Kecil Menuju Kehidupan Sehat Yang Berkelanjutan
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Mendampingi DPRD Kabupaten Purworejo Konsultasi RAPERDA Tentang Pelindungan dan Pelestarian Ekspresi Budaya Tradisional di DJKI Kementerian Hukum R
- Pesantren Kilat SD Negeri Banyuurip: Menempa Generasi Berakhlak Mulia di Bulan Ramadan
- SMP Negeri 4 Purworejo Gelar Kegiatan Pembiasaan Pagi Ramadan: Tadarus Quran
- Infaq Ramadan sebagai Wujud Pembiasaan Baik SMP Negeri 4 Purworejo Berbagi dengan Sesama
Guna Peningkatan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan Gugus Amarta Bener adakan KKG

Guru beserta tenaga kependidikan se-Gugus Amarta menggelar kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) dengan tema Peningkatan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan di Aula SD Negeri Limbangan, Bener, Purworejo, Senin (24/01/2022). Acara dihadiri 3 Pengawas TK/SD di Wilcambidik Bener dan diikuti para guru serta tenaga kependidikan dari lima Sekolah Dasar yang tergabung di Gugus Amarta.
Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Bener, Muhlasin, S.Pd., M. M.Pd. membuka acara tersebut sekaligus memberikan sambutan serta memberikan penjelasan tentang peningkatan profesionalisme guru dan tenaga pendidikan kepada para hadirin. Pidatonya diawali dengan mengingatkan kembali pada para guru untuk berupaya maksimal mengembalikan karakter anak setelah hampir dua tahun terdampak pandemi Covid-19.
“Seiring dengan hilangnya pandemi Covid-19, mari Bapak/Ibu guru mengembalikan karakter siswa yang sudah hilang selama dua tahun terakhir, Penerapan kedisiplinan juga harus ditingkatkan di sekolah Bapak/Ibu semua, hal ini bisa dimulai dari pembiasaan upacara bendera kembali,” tuturnya.
Selain itu, dijelaskan pula tentang PTM (pembelajaran tatap muka) yang sudah bisa dilaksanakan 100% dengan jam pembelajaran normal. Beberapa aturan yang diperkenalkan kembali pada siswa adalah, jam masuk yang dimulai pukul 07.00, penggunaan seragam sekolah yang lengkap, dan sopan santun terhadap seluruh warga sekolah. Peningkatan kompetensi siswa juga perlu diperbaiki,utamanya siswa kelas III sampai dengan VI, mengingat sudah dua tahun siswa terninabobokkan oleh kegiatan BDR (belajar dari rumah) yang kurang efektif dibandingkan PTM. Pelaksanaan Ujian Sekolah 7 mata pelajaran tingkat kabupaten yang tersisa beberapa bulan lagi, menjadi tali pecut bagi guru kelas VI untuk membangkitkan kompetensi dan prestasi dalam diri siswa.