- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
SEKOLAH PENGGERAK PURWOREJO SIAP BERJUAN TANPA BATAS

Bertempat di Aula C Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo diadakan Projek Manajemen Ofice (PMO). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin bulanan dengan rentang waktu tanggal 1-10. Peserta PMO bulan Agustus 2023 ini terdiri atas pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo dan seluruh Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Purworejo dengan nara sumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah
Sgit Suprianto, SE, MM Kepala Bidang Pembinaan SD mengatakan bahwa tujuan PMO antara lain menjaga mutu Pendidikan, meningkatkat pembelajaran Elektronik, mengaktifkan komunitas belajar.
Menurut Dr. Mampuono, nara sumber utama dari BBPMP, hasil pembelajaran di Sekolah Penggerak perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini perlu dilakukam agar Program Sekolah Penggerak nyata manfaatnya untuk masyarakat.
Ada banyak hal yang sudah dilaksanakan oleh Sekolah Penggerak. Misalnya Siti Khomsatun, Kepala SD Jatiwangsan telah memulai kegiatan Sekolah Penggerak dengan peningkatan kompetensi guru, meningkatkan kerjasama dengan orang tua/wali. Woro Astuti - Kepala TK Tunas Rimba, Purworejo bekerjasama dengan orang tua siswa dalam pengadaan sarpras. Saat ini semua ruang di TK Tunas Rimba sudah mempunyai laptop. Agusng Setiono, Kepala SMP Negeri 6 memberlakukan guru piket yang mengamati aktifitas anak pada saat di luar pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk mendata sekaligus antisipasi terjadinya kekerasan di sekolah ataupun bulliying.
Diharapkan Sekolah Penggerak berbeda dengan yang lain. Semua komponen di Sekolah Penggerak harus mampu tergerak, bergerak, dan menggerakkan. Untuk itu, tentu saja harus berusaha dengan gigih dan telaten atau Berjuang Tanpa Batas
