- Pemetaan Sekolah SD Sebomenggalan dan ProSN
- Pegiat budaya dan dindikbud belajar integrasi manajemen pengelolaan budaya sekolah
- Persiapan OSN-K, KKKS Wilcambidik Purwodadi Gelar Bedah Kisi Kisi OSN Selama Dua Hari
- Pemeliharaan Gedung Kantor Korwilcam bidik perlu diperhatikan
- Pembukaan O2SN Kabupaten Purworejo 2026 Berlangsung Meriah di GOR Sarwo Edhi Wibowo
- O2SN 2026 Kabupaten Purworejo Resmi Dimulai Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Sportivitas Siswa
- Ceria Bersama SD Negeri 1 Maron dalam Lomba Mewarnai dan SPMB 2026
- PELATIHAN MATEMATIKA GEMBIRA BAGI GURU TK BERSERTIFIKASI
- Sosialisasi SPMB Jenjang SD Wilayah Kemiri, Pituruh, dan Bruno Digelar di SD Negeri Kemiri
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Siapkan Pelayanan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
SMP NEGERI 13 PURWOREJO GELAR PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi salah satuwarisan budaya Indonesia. Bahkan UNESCO telah menetapkan batik sebagai WarisanKemanusiaan untuk Budaya Non Bendawi (Masterpiece of the Intangible Cultural Heritageof Humanity) bagi Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009.Banyaknya suku dan budaya yang ada di Indonesia juga menciptakan banyak pulamotif batik dari setiap daerah dan memiliki ciri khas nya masing-masing. Dalam perkembangannya, kini batik bisa sangat mudah karena proses pembuatannya sudahmenggunakan mesin print. Namun ada yang berbeda dengan batik dari Madiun ini.Memanfaatkan lembaran daun kering, sebuah kain dapat dibuat menjadi motif yang unik dan memiliki warna alami dari lembaran daun kering tersebut. Siapa sangka lembaran daunkering bisa dimanfaatkan untuk membuat kain cantik, menjadi bermotif unik. Motif danwarna alaminya membuat produk yang dihasilkan dari kain tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
Batik motif ecoprint kini memang tengah digandrungi masyarakat. Tak hanya darikeunikannya saja, namun batik jenis ini juga merupakan batik yang ramah lingkungan.Karena bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan alami yang tidak mencemari sekitar.Sesuai namanya, ecoprint berasal dari kata eco atau ekosistem yang berarti lingkunganhayati atau alam dan print artinya cetak. Sistem dengan menjiplak dedaunan dan kemudianmerebusnya, mirip seperti proses pembuatan batik, maka sering juga disebut batik ecoprint. Namun, motif yang dihasilkan oleh wsistem ecoprint ini lebih kontemporer dibandingkan batik yang digambar ataupun dicetak dengan motif batik yang klasik
Ecoprint akan menjadi salah satu pembelajaran projek yang akan di laksanakan di SMP Negeri 13 Purworejo untuk itu demi kelancaran dan keberhasilan projek tersebut sekolah melalui waka kueikulum dan kepala sekolah bekerja sama dengan salah satu pabri yang memproduksi batik ecoprint untuk memberikan pelatihan kepada bapak/ibu guru yang akan mengampu kegiatan projek tersebut. Ecoprint merupakan hal yang baru bagi bapak/ibu guru di SMP Negeri 13 Purworejo melalui pelatihan ini bapak/ibu guru khusus nya kelas 9 sebagai fasilitator projek dapat mengalami secara langsung pembuatan batik ecoprint tersebut yang nanti nya bisa di sampaikan atau diberikan pemahaman kepada siswa dalam melaksanakan projek.
