- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS PENGAWAS SEKOLAH DASAR

Purworejo, 27 April 2022 E-Learning merupakan upaya Kabupaten Purworejo dalam memajukan pendidikan. E-Learning sudah dirintis sejak tahun 2019. Kab.Purworejo – Paradigma baru yang muncul akibat krisis pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun lamanya, pemerintah masih mengusahakan agar pembelajaran tetap berlangsung, yaitu melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau lebih kita kenal dengan pembelajaran daring. Dimana peserta didik diharuskan untuk belajar dari rumah (learning from home), sebagai akibat dari krisis tersebut peserta didik mengalami Loss Learning.
Kurikulum Merdeka yang saat ini dirancang oleh Kemendikbud-ristek merupakan kurikulum terobosan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang lebih unggul. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih dan mengembangkan daya kreatifitasnya sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan. Sedangkan untuk pendidik, Kurikulum ini mengharuskan pendidik memfasilitasi peserta didik sesuai dengan karakter yang mereka miliki.
Sebagai upaya peningkatan Kapasitas Pengawas SD dalam menyambut Kurikulum Merdeka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menggelar Workshop Diseminasi Kurikulum Merdeka. Workshop dilaksanakan di Riptaloka A Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Purworejo, selama empat hari mulai Rabu, 11 s/d 13 dan 24 Mei 2022. Peserta Workshop terdiri atas Korwil dan Pengawas Sekolah Dasar se Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Purworejo. Dengan menghadirkan narasumber pejabat struktural dan pejabat fungsional yang telah mengikuti Bimtek di LPMP Provinsi Jawa Tengah
Workshop dimulai pukul 07.30-15.00 dipandu oleh Kooordinator Pengawas (Korwas) SD Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya Korwas menyampaikan bahwa, ”Kegiatan workshop ini bisa terwujud berdasarkan hasil rapat kerja dari perwakilan Korwil dan arahan dari Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo”. Selebihnya semua Korwil dan Pengawas SD diperkenalkan untuk mengikuti paparan hasil Workshop “Kurikulum Merdeka”.
Kepala Bidang Pembinaan SD menjelaskan bahwa perubahan mendasar yang diharapkan pada Kurikulum Merdeka ini adalah terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Pendidikan ke depan diharapkan mampu membentuk pelajar menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbineka global, bergotong royong, berkebangsaan, bernalar kritis, serta kretif
Selanjutnya materi Kurikulum Merdeka diuraiakan oleh Nara Sumber. Ada 6 materi inti yang diberikan dalam Workshop, yaitu Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), Perangkat Ajar (PA), Assesment (Ass), Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Akun Belajar.
